<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Adman</title>
	<atom:link href="http://adman.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adman.blogdetik.com</link>
	<description>Just another Adman weblog</description>
	<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 04:22:59 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pariwisata yang dimiliki Sulsel</title>
		<link>http://adman.blogdetik.com/2011/07/18/pariwisata-yang-dimiliki-sulsel/</link>
		<comments>http://adman.blogdetik.com/2011/07/18/pariwisata-yang-dimiliki-sulsel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 04:19:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Pariwisata yang dimiliki Sulsel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adman.blogdetik.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Pariwisata yang dimiliki Sulsel, khususnya Kota Makassar,berpotensi menyamai Bali. Selain wilayah pantai yang mendukung, keanekaragaman budaya yang dimiliki juga bisa menjadi daya tarik tersendiri. Dari segi geografis, letaknya pun sangat strategis karena menjadi pintu gerbang di kawasan timur Indonesia (KTI). Apalagi, untuk mendukung kelancaran transportasi wisatawan, Makassar sudah memiliki bandara berstandar internasional. Bandara internasional Sultan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://adman.blogdetik.com/2011/07/18/pariwisata-yang-dimiliki-sulsel/">Pariwisata yang dimiliki Sulsel</a>, khususnya Kota Makassar,berpotensi menyamai Bali. Selain wilayah pantai yang mendukung, keanekaragaman budaya yang dimiliki juga bisa menjadi daya tarik tersendiri. Dari segi geografis, letaknya pun sangat strategis karena menjadi pintu gerbang di kawasan timur Indonesia (KTI). Apalagi, untuk mendukung kelancaran transportasi wisatawan, Makassar sudah memiliki bandara berstandar internasional. Bandara internasional Sultan Hasanuddin bahkan sudah melayani rute Makassar-Singapura. Adapun rute Makassar-Arab Saudi masih dalam proses penjajakan.</p>
<p>Khusus pantai di Makassar, peluang untuk dikembangkan sangat terbuka. Mengingat, di kawasan Tanjung Bunga, faktor pendukungnya sudah memadai. Sementara keindahan pulau- pulau yang ada di Makassar tinggal ditata dengan baik. Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, optimistis kawasan pantai di Makassar akan menyamai Bali. Namun, Bali diakui punya kelebihan tersendiri karena hampir semua pantainya memiliki pasir putih.<br />
<span id="more-20"></span></p>
<p>“Sisa sekarang, bagaimana kita menata dan mengelola pantai kita menjadi baik,agar bisa menarik pengunjung dari luar,” ujar Ilham kepada media di Denpasar kemarin. Dia menambahkan, faktor kebersihan dan infrastruktur juga harus dibenahi karena terkait kenyamanan pengunjung. “Inilah yang terus digalakkan, bagaimana menjaga lingkungan kita agar bersih. Sebab, biar infrastruktur baik, kalau kebersihannya tidak terjaga, akan sia-sia,”katanya.</p>
<p>Terkait infrastruktur, Ilham mengaku membutuhkan dana sekitar Rp2 triliun, baik untuk perbaikian drainase, kawasan pesisir pantai,maupun pemberdayaan masyarakat miskin. Untuk merealisasikan itu, Pemkot Makassar terus berupaya mendapat bantuan dari World Bank (Bank Dunia). Hanya saja, kepastian apakah akan disetujui atau tidak, masih menunggu hasil penilaian tim World Bank yang diturunkan khusus melihat keseriusan pemkot membangun daerahnya.</p>
<p>Sementara itu, kunjungan Humas Pemkot Makassar ke Bali hingga hari ini, akan dimanfaatkan untuk belajar mengenai pengelolaan pariwisata, baik mengembangkan kawasan pantai,perhotelan,maupun standar pelayanannya. Kepala Bagian Humas Pemkot Mukhtar Tahir mengatakan, pihaknya bersama sejumlah wartawan akan berkunjung ke Dinas Pariwisata Kota Denpasar untuk sharing informasi mengenai sektor pariwisata.</p>
<p>“Kita harapkan dari hasil kunjungan ke Dinas Pariwisata Bali nantinya, itu bisa menjadi referensi kepada kami, agar ke depan digalakkan oleh Humas, dan terkhusus Dinas Pariwisata Makassar,” urai Mukhtar, yang memimpin rombongan ke Bali. Bagi dia, masukan dan sharing konsep sangat dibutuhkan Makassar saat ini.</p>
<p>Pasalnya, Bali sudah menjadi destinasi pertama di Indonesia, sekaligus sektor pariwisatanya menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) terbanyak setiap tahunnya. Tak hanya itu, pemkot juga akan mengadopsi pola pengembangan budaya lokalnya yang begitu terjaga. Apalagi, selama dua tahun terakhir, Makassar terus bergerak menuju kota dunia yang berkearifan lokal. Sehingga, dibutuhkan penonjolan karakteristik yang bisa mendukung upaya pemerintah.</p>
<p>Tanjung Bira</p>
<p>Kementerian Kebudayaan Pariwisata (Kemenbudpar) optimistis kawasan wisata Tanjung Bira dapat menyamai obyek wisata Pantai Kuta, Bali. “Untuk mencapai itu tentu Pemprov, Pemkab Bulukumba,dan semua elemen masyarakat agar bersama- samaikutmembangun kawasan yang memiliki pantai pasir putih itu,”kata Direktur Promosi Kemenbudpar Muh Farid saat pembukaanFestivalPerahuPinisi di kawasan obyek wisata Tanjung Bira,Bulukumba,kemarin.</p>
<p>Dia mengatakan, kawasan ini memiliki nilai jual yang patut di promosikan dengan ciri khas Tanjung Bira yang memiliki pasir putih. Namun demikian, masih perlu pembenahan agar wisatawan mancanegara tertarik ke Bira. “Saya meminta kepada Pemkab dan Pemerintah Provinsi memberikan konsep dan desain untuk pengembangan kawasan, pembuatan perahu phinisi, dan tenun khas Bulukumba,” katanya.</p>
<p>Dia mengatakan, terkait infrastruktur jalan,itu kewangan provinsi.Meski demikian,Farid akan mengoordinasikan hal ini kepihak terkait di pusat. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel Suaib Mallombassi mengatakan,pihaknya merespons pengelolaan kawasan Tanjung Bira untuk dipromosikan agar lebih dikenal ke mancanegara. Namun,dia mengakui hal itu perlu didukung infrastruktur yang memadai.</p>
<p>“Provinsi mendukung penuh pembangunan kawasan wisata di Selatan Sulsel ini,”tuturnya. Bupati Bulukumba Zainuddin Hasan mengatakan, Pemprov Sulsel sudah memberikan alokasi anggaran untuk memperbaiki infrastruktur jalan menuju kawasan Tanjung Bira sebesar Rp10 miliar.“Pelaksanaan perbaikan jalan poros Bulukumba- Bira, Insya Allah dilakukan 2012 mendatang,”katanya.</p>
<p>Mantan Bupati Pohuwatu ini mengatakan, dia berkomitmen membangun kawasan ini agar dapat menjadi tujuan wisatawan utama setelah Bali.“Pemkab akan memberikan prioritas utama untuk pembangunan kawasan ini,”katanya. Dalam pembukaan Festival Perahu Phinisi berskala nasional tersebut beberapa produk dan kerajinan digelar di antaranya, tenunan sarung kajang dan Bira, dan pembuatan miniatur perahu phinisi.Juga ada suguhan hiburan dari artis ibukota. Demikian catatan online <a href="http://adman.blogdetik.com/">Adman</a> yang berjudul Pariwisata yang dimiliki Sulsel.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adman.blogdetik.com/2011/07/18/pariwisata-yang-dimiliki-sulsel/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>61 warga negara Indonesia berada di Libya</title>
		<link>http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/61-warga-negara-indonesia-berada-di-libya/</link>
		<comments>http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/61-warga-negara-indonesia-berada-di-libya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2011 16:29:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adman.blogdetik.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Kementerian Luar Negeri mencatat, masih ada 61 warga negara Indonesia berada di Libya. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene mengatakan, WNI yang tersisa di Libya dalam kondisi aman.
&#8220;Sebanyak 61 orang termasuk staf KBRI (Kedutaan Besar RI), mahasiswa, maupun TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Tentunya yang sekarang ini yang tersebar di beberapa tempat karena yang terkonsentrasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kementerian Luar Negeri mencatat, masih ada <a title="61 warga negara Indonesia berada di Libya" href="http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/61-warga-negara-indonesia-berada-di-libya/" target="_self">61 warga negara Indonesia berada di Libya</a>. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene mengatakan, WNI yang tersisa di Libya dalam kondisi aman.</p>
<p>&#8220;Sebanyak 61 orang termasuk staf KBRI (Kedutaan Besar RI), mahasiswa, maupun TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Tentunya yang sekarang ini yang tersebar di beberapa tempat karena yang terkonsentrasi di Tripoli dan sekitarnya sudah terangkut. Yang tidak terdata masih kita cari ya,&#8221; kata Michael dalam keterangannya di Kementrian Luar Negeri, Jakarta, Senin (7/3/2011).</p>
<p>Michael mengatakan, jumlah WNI yang keluar dari Libya mencapai 809 orang. Sebanyak 489 orang dari 809 WNI tersebut dievakuasi melalui penerbangan yang dilakukan dua kali dari Libya ke Tunis. Dari 489 orang tersebut, 229 orang telah tiba di Indonesia dan 260 orang lainnya masih berada di Kedutaan Besar RI untuk Tunisia.<br />
<span id="more-19"></span><br />
&#8220;489 orang dievakuasi melalui penerbangan, di perbatasan 34 orang, lalu evakuasi mandiri oleh warga kita 92 orang, dan ada 194 orang yang sudah keluar dari Libya sebelum krisis terjadi,&#8221; paparnya.</p>
<p>Upaya evakuasi WNI tersebut, lanjut Michael, terus dikelola oleh Satuan Tugas Evakuasi Libya yang dipimpin Hassan Wirajuda. Pemerintah menghendaki untuk menjangkau sebanyak mungkin WNI yang berada di Libya untuk dipulangkan.</p>
<p>Dia juga mengatakan, tidak semua WNI di Libya akan pulang ke Indonesia. Sejumlah mahasiswa dan TKI memilih tetap di Tunisia, menunggu situasi di Libya normal. &#8220;Karena mereka ada kepentingan untuk segera kembali ke Libya,&#8221; tandas Michael. Demikian catatan online <a title="Adman" href="http://adman.blogdetik.com/" target="_self">Adman</a> tentang 61 warga negara Indonesia berada di Libya.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/61-warga-negara-indonesia-berada-di-libya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Darsem binti Dawud Tawar</title>
		<link>http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/darsem-binti-dawud-tawar/</link>
		<comments>http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/darsem-binti-dawud-tawar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2011 16:26:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/darsem-binti-dawud-tawar/</guid>
		<description><![CDATA[Nasib tenaga kerja Indonesia asal Subang, Jawa Barat, Darsem binti Dawud Tawar masih bergantung pada proses hukum pengadilan Riyadh, Arab Saudi. Pemerintah Indonesia memilih menunggu keputusan proses banding atas perkara pembunuhan majikan oleh Darsem ketimbang langsung menanggung uang kompensasi senilai dua juta riyal atau Rp 4,7 miliar untuk membebaskan Darsem dari jerat vonis mati.

Juru Bicara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nasib tenaga kerja Indonesia asal Subang, Jawa Barat, <a title="Darsem binti Dawud Tawar" href="http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/darsem-binti-dawud-tawar/" target="_self">Darsem binti Dawud Tawar</a> masih bergantung pada proses hukum pengadilan Riyadh, Arab Saudi. Pemerintah Indonesia memilih menunggu keputusan proses banding atas perkara pembunuhan majikan oleh Darsem ketimbang langsung menanggung uang kompensasi senilai dua juta riyal atau Rp 4,7 miliar untuk membebaskan Darsem dari jerat vonis mati.<br />
<span id="more-18"></span><br />
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene mengatakan, pembayaran uang kompensasi merupakan bagian lain dari upaya perlindungan terhadap Darsem. \&#8221;Proses bandingnya sendiri masih berjalan sehingga nanti kalau kita lihat hasilnya berbeda (dengan keputusan pengadilan tahap pertama, vonis mati), ya kita lihat opsi yang mana,\&#8221; kata Michael dalam kesempatan temu pewarta di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (7/3/2011).</p>
<p>Kendati demikian, Michael mengatakan bahwa pemerintah mempersiapkan opsi perlindungan Darsem untuk berbagai kemungkinan, termasuk jika akhirnya harus membayar uang kompensasi senilai Rp 4,7 miliar yang diminta ahli waris korban.</p>
<p>Namun, ketika ditanya mengenai jumlah uang yang sudah terkumpul untuk kompensasi Darsem, Michael enggan menjawab. \&#8221;Saya kira pemerintah melakukan berbagai cara yang dimungkinkan sesuai proses hukum di sana,\&#8221; katanya.</p>
<p>Darsem binti Dawud Tawar terbukti bersalah membunuh majikannya, seorang warga negara Yaman. Dalam persidangan, Darsem melalui pengacaranya yang ditunjuk Kedutaan Besar RI di Arab Saudi menyatakan, pembunuhan itu terjadi karena dia membela diri dari upaya pemerkosaan oleh majikannya tersebut.</p>
<p>Malangnya, pengadilan di Riyadh, Arab Saudi, menjatuhkan vonis mati bagi Darsem pada 6 Mei 2009. Namun, berkat bantuan pihak Lajnah Islah (Komisi Jasa Baik untuk Perdamaian dan Pemberian Maaf) Riyadh dan juga pejabat Gubernur Riyadh, Darsem mendapat pemaafan.</p>
<p>Ahli waris korban pada 7 Januari 2011 memberikan maaf kepada Darsem, tapi juga meminta uang kompensasi sebesar 2 juta riyal atau Rp 4,7 miliar. Uang tersebut harus dilunasi dalam enam bulan ke depan. Demikian catatan online <a title="\&quot;Adman\&quot;" href="\" target="\&quot;_self\&quot;">Adman</a> tentang Darsem binti Dawud Tawar.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/darsem-binti-dawud-tawar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Rektor sebuah universitas Amerika Serikat</title>
		<link>http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/rektor-sebuah-universitas-amerika-serikat/</link>
		<comments>http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/rektor-sebuah-universitas-amerika-serikat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2011 16:22:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adman.blogdetik.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Rektor sebuah universitas Amerika Serikat berang karena ada ”pelajaran seks” yang dinilai kelewatan telah digelar di lingkungan kampusnya.
Kamis pekan lalu, Rektor Northwestern University di Chicago, Morton Schapiro, saat di Evanston mengatakan, ia ”terganggu dan kecewa” setelah mendengar ”boneka seks” berupa wanita telanjang dipergunakan untuk presentasi tentang seks, di luar jam kuliah, di depan sekitar 100 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Rektor sebuah universitas Amerika Serikat" href="http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/rektor-sebuah-universitas-amerika-serikat/" target="_self">Rektor sebuah universitas Amerika Serikat</a> berang karena ada ”pelajaran seks” yang dinilai kelewatan telah digelar di lingkungan kampusnya.</p>
<p>Kamis pekan lalu, Rektor Northwestern University di Chicago, Morton Schapiro, saat di Evanston mengatakan, ia ”terganggu dan kecewa” setelah mendengar ”boneka seks” berupa wanita telanjang dipergunakan untuk presentasi tentang seks, di luar jam kuliah, di depan sekitar 100 mahasiswa.<br />
<span id="more-16"></span><br />
Harian lokal, The Daily Northwestern, memberitakan, peristiwa itu terjadi pada 21 Februari silam. Sebelum digelar presentasi tentang seks itu, para mahasiswa sudah diberi tahu akan pembeberan secara eksplisit aktivitas tersebut.</p>
<p>Profesor psikologi J Michael Bailey, yang mengajarkan ”pelajaran seks” itu, tak diperoleh komentarnya. Hanya saja, dalam e-mail-nya kepada para mahasiswa yang juga dipublikasikan oleh The Daily Northwestern, si profesor menuliskan bahwa ia menyelenggarakan sebuah pelajaran di luar jam kuliah secara sukarela (optional), menyuguhkan sejumlah pembicara yang mengungkap berbagai aspek menarik tentang seks.</p>
<p>”Sejumlah pengalaman ini mendidik dan menarik, tetapi dalam cara yang tak tradisional,” tulisnya. Meski niat sang profesor itu adalah memberikan pelajaran, namun karena dinilai keterlaluan, rektor pun memerintahkan dilakukannya penyelidikan terhadap insiden ini. Demikian catatan online <a title="Adman" href="http://adman.blogdetik.com/" target="_self">Adman</a> tentang Rektor sebuah universitas Amerika Serikat.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adman.blogdetik.com/2011/03/07/rektor-sebuah-universitas-amerika-serikat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kebakaran terjadi di perumahan penduduk</title>
		<link>http://adman.blogdetik.com/2011/03/06/kebakaran-terjadi-di-perumahan-penduduk/</link>
		<comments>http://adman.blogdetik.com/2011/03/06/kebakaran-terjadi-di-perumahan-penduduk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Mar 2011 11:12:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adman.blogdetik.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Kebakaran terjadi di perumahan penduduk yang terletak di Jalan Lagoa Terusan Gg I, Rt 10 Rw 07. Kelurahan Lagoa Kecamatan Koja Jakarta Utara.
Seperti dilansir dari TMC Polda Metro Jaya, kejadian terjadi sejak Minggu (06/03/2011) pukul 09.45 WIB.

Saat ini 13 kendaraan dinas pemadam kebakaran telah berada di lokasi guna memadamkan api yang berkobar.
Hingga berita ini diturunkan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Kebakaran terjadi di perumahan penduduk" href="http://adman.blogdetik.com/2011/03/06/kebakaran-terjadi-di-perumahan-penduduk/" target="_self">Kebakaran terjadi di perumahan penduduk</a> yang terletak di Jalan Lagoa Terusan Gg I, Rt 10 Rw 07. Kelurahan Lagoa Kecamatan Koja Jakarta Utara.</p>
<p>Seperti dilansir dari TMC Polda Metro Jaya, kejadian terjadi sejak Minggu (06/03/2011) pukul 09.45 WIB.<br />
<span id="more-15"></span><br />
Saat ini 13 kendaraan dinas pemadam kebakaran telah berada di lokasi guna memadamkan api yang berkobar.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui kerugian maupun korban jiwa. Petugas di lokasi masih menyelidiki kasus tersebut. Akibat peristiwa ini arus lalu lintas di lokasi kejadian terpantau padat. Demikian catatan online <a title="Adman" href="http://adman.blogdetik.com/" target="_self">Adman</a> tentang Kebakaran terjadi di perumahan penduduk.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adman.blogdetik.com/2011/03/06/kebakaran-terjadi-di-perumahan-penduduk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Panitia Khusus (Pansus) II</title>
		<link>http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/panitia-khusus-pansus-ii/</link>
		<comments>http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/panitia-khusus-pansus-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 02:24:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adman.blogdetik.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menuding pihak eksekutif telah melakukan pembangkangan. Tudingan ini dilayangkan karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura tak kunjung melaksanakan rekomendasi Pansus II DPRD Mura untuk menarik sejumlah aset daerah berupa kendaraan dinas yang hingga kini masih dikuasai mantan pejabat dan mantan anggota DPRD Mura. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Panitia Khusus (Pansus) II" href="http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/panitia-khusus-pansus-ii/" target="_self">Panitia Khusus (Pansus) II</a> Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas (Mura) menuding pihak eksekutif telah melakukan pembangkangan. Tudingan ini dilayangkan karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura tak kunjung melaksanakan rekomendasi Pansus II DPRD Mura untuk menarik sejumlah aset daerah berupa kendaraan dinas yang hingga kini masih dikuasai mantan pejabat dan mantan anggota DPRD Mura. Menurut Ketua Pansus II DPRD Kabupaten Mura Bidang Aset Bergerak Waisun Wais Wahid, rekomendasi telah dikeluarkan sejak Oktober 2010.<br />
<span id="more-14"></span><br />
Namun, pada kenyataannya, hingga Februari 2011, belum ada satu pun aset berupa kendaraan dinas yang ditarik dari mantan pejabat maupun mantan anggota DPRD Mura. Sedangkan, limit waktu yang diberikan berdasarkan rekomendasi Pansus II DPRD Mura tinggal dua bulan lagi, tepatnya hingga April.“Ini sudah berapa bulan.</p>
<p>Limit waktu berdasarkan rekomendasi yang kami keluarkan tinggal beberapa bulan lagi,”tandasnya. Dalamrekomendasinya, PansusII menyarankan agar seluruh aset bergerak segera ditarik. Waisun menambahkan, jika pemegang aset yang terdiri dari mantan anggota DPRD dan mantan pejabat di lingkungan Pemkab Mura tidak mau menyerahkan, DPRD merekomendasikan agar Pemkab menempuh jalur hukum. “Kenyataannya mana, dilaporkan tidak, ditarik juga tidak, apa bukan pembangkangan,” cetus Waisun.</p>
<p>Ketua Komisi III DPRD Mura ini menambahkan, rekomendasi tersebut sudah sesuai hasil Rapat Paripurna DPRD Mura, di mana rekomendasi sudah dilayangkan sejak Oktober 2010. Dalam rekomendasi tersebut, Pemkab Mura diberi tenggat waktu selama enam bulan untuk menarik seluruh aset-aset bergerak, berupa mobil dan motor dengan jumlah mencapai puluhan unit. Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Mura Gotri Suyanto mengakui, hingga saat ini belum ada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Mura yang melaporkan penarikan aset berdasarkan rekomendasi dari Pansus II DPRD Mura. Sebab, kuasa penarikan aset berupa kendaraan dinas dikembalikan kepada dinas/instansi masing-masing, di mana pejabat yang bersangkutan sebelumnya berdinas.</p>
<p>“Kalau kendaraan tersebut dikuasai mantan anggota DPRD,yang berhak melakukan penarikan adalah Sekretariat DPRD,”kata dia. Saat ini pihaknya sedang melakukan penyusunan batas harga untuk dilakukan pelelangan terhadap aset bergerak tersebut. Demikian catatan online <a title="Adman" href="http://adman.blogdetik.com/" target="_self">Adman</a> tentang Panitia Khusus (Pansus) II.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/panitia-khusus-pansus-ii/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>General Manager (GM) Estate PT Guthrie Pecconina Indonesia</title>
		<link>http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/general-manager-gm-estate-pt-guthrie-pecconina-indonesia/</link>
		<comments>http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/general-manager-gm-estate-pt-guthrie-pecconina-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 02:17:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adman.blogdetik.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[General Manager (GM) Estate PT Guthrie Pecconina Indonesia (GPI)/Jambi Maman Aliman Utardi berharap bantuan berupa 12 sumur gali dari dana corporate social responsibility (CSR) PT GPI bisa dimanfaatkan masyarakat. “Kita harap lokasi penempatan sumur lebih terjangkau warga sehingga bantuan tidak sia-sia atau terbengkalai,”kata Maman di selasela penyerahan bantuan sumur gali secara simbolis bagi 12 desa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Adman" href="http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/general-manager-gm-estate-pt-guthrie-pecconina-indonesia/" target="_self">General Manager (GM) Estate PT Guthrie Pecconina Indonesia</a> (GPI)/Jambi Maman Aliman Utardi berharap bantuan berupa 12 sumur gali dari dana corporate social responsibility (CSR) PT GPI bisa dimanfaatkan masyarakat. “Kita harap lokasi penempatan sumur lebih terjangkau warga sehingga bantuan tidak sia-sia atau terbengkalai,”kata Maman di selasela penyerahan bantuan sumur gali secara simbolis bagi 12 desa di Desa Sungai Batang (Trans C6) kemarin. Menurut dia, lokasi penentuan sumur gali diserahkan kepada kepala desa setempat.<br />
<span id="more-13"></span><br />
Namun, terkadang sumber air jauh dari pemukiman warga sehingga diperlukan tambahan alat, seperti pipa paralon. Kondisi tersebut akan menambah biaya dan harus bisa dihindari. “Saya dengar ada sumur gali di Kecamatan Lawang Wetan yang tidak terpakai, jangan sampai hal ini terjadi,” tukasnya. Desa-desa yang mendapatkan bantuan sumur gali ini antara lain Gajah Mati, Sungai Batang, Sungai Medak, Talang Piase, Ulak Paceh.</p>
<p>Selain itu, Desa Tanjung Durian, Napal, Karang Ringin II, Rantau Kasih,Kelurahan Mangun Jaya dan Talang Pajri.Menurut Maman, konsep program CSR PT GPI meliputi program jangka pendek, seperti pemberian bantuan sembako kepada masyarakat. Sementara itu, Bupati Muba H Pahri Azhari mengatakan, peran perusahaan juga bertanggung jawab dalam menyejahterakan lingkungan sekitar. Diharapkan, program CSR dapat berguna bagi masyarakat.“ Program kita terus melakukan pembangunan yang menyentuh masyarakat,”tukasnya. Demikian catatan online <a title="Adman" href="http://adman.blogdetik.com/" target="_self">Adman</a> tentang General Manager (GM) Estate PT Guthrie Pecconina Indonesia.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/general-manager-gm-estate-pt-guthrie-pecconina-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Antusias konsumen Palembang</title>
		<link>http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/antusias-konsumen-palembang/</link>
		<comments>http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/antusias-konsumen-palembang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 02:12:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adman.blogdetik.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Antusias konsumen Palembang membeli hunian mewah rupanya sangat tinggi. Cluster Orchard Park produksi Citra Grand City misalnya langsung sold out50%, meski baru diluncurkan lima bulan. “Itu jenisnya hunian private, jadi hanya 70 unit, harganya mulai kita jual Rp1,5–3 miliar. Sekarang sudah 35 unit terjual ke konsumen,” ujar Marketing Manager pengembang hunian mewah Citra Grand City [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Antusias konsumen Palembang" href="http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/antusias-konsumen-palembang/" target="_self">Antusias konsumen Palembang</a> membeli hunian mewah rupanya sangat tinggi. Cluster Orchard Park produksi Citra Grand City misalnya langsung sold out50%, meski baru diluncurkan lima bulan. “Itu jenisnya hunian private, jadi hanya 70 unit, harganya mulai kita jual Rp1,5–3 miliar. Sekarang sudah 35 unit terjual ke konsumen,” ujar Marketing Manager pengembang hunian mewah Citra Grand City Aruna Hidayat di kantornya kemarin. Menurut Aruna, tingginya peminat Orchard Park memang sudah lama diprediksi pihaknya, karena market hunian mewah ini masih sangat terbuka di Palembang, terutama dari kalangan pengusaha asli Palembang. Selain dijadikan tempat tinggal,hunian ini ternyata juga kerap dijadikan alternatif investasi menjanjikan. Pembelinya sangat beragam tak hanya pebisnis, tapi juga pengusaha yang sebelumnya pernah tinggal di luar negeri.Ini membuat mereka tak terbiasa menempati hunian berjenis ruko ataupun tengah kota yang tidak tertata.<br />
<span id="more-12"></span><br />
Dari 35 unit yang terjual, empat unitnya merupakan hunian seharga Rp3 miliar. “80% pembeli kita kredit, sisanya membayar secara cash bertahap. Di Palembang market hunian ini bagus karena Palembang sudah jadi kota bisnis,”katanya. Melihat peminat yang demikian banyak, Aruna optimis pada bulan Juni mendatang 70 unit Orchard Park sold out.Menyusul perubahan kebutuhan gaya hidup warganya yang mulai menyamai penduduk di perkotaan besar. Fasilitas hunian ini sangat mewah karena hampir seluruh fasilitas dibuat khusus untuk 70 pembeli kluster tersebut. Selain memiliki kolam renang sendiri, pemilik hunian juga mendapat fasilitas air hangat, genset,WiFi, serta smart cardyang membuat aktivitas penghuninya lebih exclusive. “Kluster ini kita bangun di bagian strategis di lahan seluas 7 hektar.</p>
<p>Dengan fasilitas istimewa, misalnya family club, jogging track,  gym dan perpustakaan anak-anak. Lingkungannya juga beda,”ujar Aruna. Sejak ditawarkan akhir tahun lalu, pihaknya mengaku tak kesulitan menjual produk ini. Karena brand image Citra Grand City yang begitu kuat sehingga kebanyakan dari konsumen mereka datang sendiri membeli hunian. Dengan berbagai tipe hunian yang diproduksi, lambat laun konsumen terpilah secara alami. “Kita ada produk lain, Summer Seat East itu juga laku, harganya mulai Rp300 juta sampai Rp1,5 miliar. Malah sekarang sudah sold out95%,”tandasnya. Melihat banyaknya peminat hunian mewah,Citra Grand City terus akan mengembangkan pembangunan kluster III berikutnya,yakni Summer Seat Weast. Dengan respons yang sudah-sudah,Aruna optimistis, produk ini bakal direspons positif oleh konsumen perumahan.</p>
<p>Sementara itu, Sekretaris BPD REI Sumsel Agus Alamsyah mengungkapkan, tren permintaan rumah mewah di Palembang memang menggeliat. Ini bisa dilihat banyaknya developer yang membangun hunian dengan harga di atas Rp1 miliar. Demikian halnya jika dilihat dari 80-an jumlah pengembang yang terdaftar di REI. “Lumayan banyak yah, ada sekitar 20–30% pengembang rumah mewah yang berproduksi di Sumsel. Mengapa ini bisa banyak? Karena demand-nya memang ada. Jadi harga itu sudah sangat biasa di Palembang,”ujar Agus. Menurut Agus, banyaknya permintaan rumah mewah di Palembang dipengaruhi banyak faktor salah satunya perekonomian yang semakin membaik. Dukungan harga komoditas yang tengah ini diakuinya memicu peningkatan pendapatan yang tidak sedikit. Hal ini tentu memacu daya beli dan perilaku konsumsi masyarakat. Demikian catatan online <a title="Adman" href="http://adman.blogdetik.com/" target="_self">Adman</a> tentang Antusias konsumen Palembang.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adman.blogdetik.com/2011/02/24/antusias-konsumen-palembang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>PT Garuda Indonesia Tbk</title>
		<link>http://adman.blogdetik.com/2011/02/12/pt-garuda-indonesia-tbk/</link>
		<comments>http://adman.blogdetik.com/2011/02/12/pt-garuda-indonesia-tbk/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 02:56:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adman.blogdetik.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[PT Garuda Indonesia Tbk akan mendatangkan 11 pesawat baru dari Airbus dan Boeing tahun ini. Salah satunya dipenuhi dari kerja sama dengan RBS Aviation Capital dengan pengadaan empat pesawat Boeing 737-800 NG.
Dalam rilis Garuda disebutkan, dua pesawat telah terlebih dahulu diterima Garuda pada Juli 2010 dan Januari 2011. Sementara itu, dua pesawat lainnya akan diserahkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="PT Garuda Indonesia Tbk" href="http://adman.blogdetik.com/2011/02/12/pt-garuda-indonesia-tbk/" target="_self">PT Garuda Indonesia Tbk</a> akan mendatangkan 11 pesawat baru dari Airbus dan Boeing tahun ini. Salah satunya dipenuhi dari kerja sama dengan RBS Aviation Capital dengan pengadaan empat pesawat Boeing 737-800 NG.</p>
<p>Dalam rilis Garuda disebutkan, dua pesawat telah terlebih dahulu diterima Garuda pada Juli 2010 dan Januari 2011. Sementara itu, dua pesawat lainnya akan diserahkan pada Mei dan Juli 2013 sebagai pengembangan dan peremajaan (fleet revitalization) armada Garuda.<br />
<span id="more-11"></span><br />
Empat pesawat tersebut dilengkapi dengan “audio &amp; video on demand (AVOD)” dan state–of–the–art entertainment pada setiap kursinya. Salah satu dari dua pesawat yang telah diterima Garuda tersebut didesain dengan livery Garuda lama era tahun 1960-an.</p>
<p>Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar, mengatakan pada 2015 Garuda akan mengoperasikan 153 pesawat terdiri atas B737-800NG, A330-300/200 dan B777-300ER dengan rata–rata umur pesawat hanya 4,4 tahun.</p>
<p>Chief Executive Officer (CEO) RBS Aviation Capital, Peter Barrett, mengatakan kerja sama itu pertama kalinya dilakukan di Indonesia. Pesawat baru itu langsung didatangkan dari pabriknya kepada Garuda.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adman.blogdetik.com/2011/02/12/pt-garuda-indonesia-tbk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sebanyak enam orang anggota Jemaah Ahmadiyah meninggal</title>
		<link>http://adman.blogdetik.com/2011/02/12/sebanyak-enam-orang-anggota-jemaah-ahmadiyah-meninggal/</link>
		<comments>http://adman.blogdetik.com/2011/02/12/sebanyak-enam-orang-anggota-jemaah-ahmadiyah-meninggal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2011 18:13:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>adman</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adman.blogdetik.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Sebanyak enam orang anggota Jemaah Ahmadiyah meninggal akibat bentrokan antara jemaah keagamaan itu dengan warga di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Minggu (6/2/2011).
&#8220;Yang saya lihat ada enam orang yang meninggal, dan seluruhnya dari Jemaah Ahmadiyah,&#8221; kata Lukman, tokoh masyarakat Cikeusik ketika dikonfirmasi, Minggu.

Lukman menjelaskan, seluruh korban meninggal itu tidak diketahui identitasnya karena tak memiliki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Sebanyak enam orang anggota Jemaah Ahmadiyah meninggal" href="http://adman.blogdetik.com/2011/02/12/sebanyak-enam-orang-anggota-jemaah-ahmadiyah-meninggal/" target="_self">Sebanyak enam orang anggota Jemaah Ahmadiyah meninggal</a> akibat bentrokan antara jemaah keagamaan itu dengan warga di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Minggu (6/2/2011).</p>
<p>&#8220;Yang saya lihat ada enam orang yang meninggal, dan seluruhnya dari Jemaah Ahmadiyah,&#8221; kata Lukman, tokoh masyarakat Cikeusik ketika dikonfirmasi, Minggu.<br />
<span id="more-10"></span><br />
Lukman menjelaskan, seluruh korban meninggal itu tidak diketahui identitasnya karena tak memiliki kartu identitas, namun seluruhnya berasal dari luar daerah dan merupakan Jemaah Ahmadiyah.</p>
<p>Sementara satu orang warga Desa Umbulan, Sarta, mengalami luka bacok pada lengah kanannya. &#8220;Lengan kanan Sarta hampir putus dibacok oleh anggota Jemaah Ahmadiyah,&#8221; kata Lukman.</p>
<p>Lukman juga menjelaskan, sebenarnya warga tidak bermaksud melakukan kekerasan. Masyarakat hanya ingin agar Jemaah Ahmadiyah di Cikeusik pimpinan Parman membubarkan diri. &#8220;Warga ingin Ahmadiyah itu membubarkan diri karena sudah dinyatakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), tapi permintaan itu abaikan oleh mereka,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Lukman, pada Sabtu malam, puluhan anggota Jemaah Ahmadiyah dari Kota Bogor tiba di Cikeusik dengan menumpang dua kendaraan roda empat, dan menginap di rumah Parman.</p>
<p>Pada Minggu pagi, sekitar seribuan warga dari berbagai daerah, di antaranya berasal dari Kecamatan Cibaliung, Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, dan Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, mendatangi rumah Parman.</p>
<p>Saat massa tiba, puluhan Jemaah Ahmadiyah yang berada di rumah Parman sudah siap dan mereka membawa berbagai jenis senjata tajam, seperti samurai, parang, dan tombak. Sesaat kemudian, kata Lukman, salah seorang anggota Jemaah Amhadiyah membacok lengan kanan Sarta hingga nyaris putus. &#8220;Pembacokan inilah yang memicu bentrokan. Warga marah karena melihat lengan kanan Sarta nyaris putus,&#8221; kata Lukman.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adman.blogdetik.com/2011/02/12/sebanyak-enam-orang-anggota-jemaah-ahmadiyah-meninggal/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.551 seconds -->

